
Mahasiswa Teknik Elektro Unimal bantu korban banjir Aceh dengan layanan reparasi gratis perangkat elektronik yang rusak akibat terendam air, (JPEG)
Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Malikussaleh (Unimal) memberikan layanan reparasi gratis alat elektronik bagi warga korban bencana alam banjir di Aceh. Sekretaris Jurusan Teknik Elektro Unimal, Andik Bintoro mengatakan layanan ini difokuskan untuk masyarakat di kawasan Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. "Layanan reparasi perangkat elektronik untuk korban bencana dipusatkan di halaman Gedung Maintenance Universitas Malikussaleh, kawasan Bukit Indah. Layanan ini berlangsung selama seminggu," kata Andik, Sabtu (6/12/2025), dilansir Antara. Andik menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi nyata dosen dan mahasiswa Teknik Elektro dalam membantu korban bencana alam.
"Melihat kondisi banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, banyak juga perangkat elektronik masyarakat yang terendam. Dengan kehadiran kami dalam kegiatan ini, mudah-mudah bisa membantu para korban," ujarnya. Perbaikan yang dilakukan para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (Himatro) Unimal tersebut diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Barang elektronik banyak yang rusak akibat banjir Perwakilan Himatro Unimal, Wahyu Riansyah banyak masyarakat yang datang ke posko membawa peralatan elektronik yang rusak. "Ada sebanyak 22 unit peralatan elektronik telah berhasil dikerjakan dan bisa kembali difungsikan, di antaranya kipas angin, penanak nasi, kulkas, pompa air, dan lainnya," tutur Wahyu. Unimal juga turut mendistribusikan bantuan logistik dari berbagai pihak.
"Selain itu, Universitas Malikussaleh (Unimal) di Aceh Utara juga membuka dapur umum, sekaligus mengalihfungsikan auditoriumnya sebagai tempat mengungsi para mahasiswa yang terdampak bencana. Disediakan juga posko kesehatan bagi para pengungsi," dilansir Antara, Jumat (5/12/2025).
